Jumat, 28 Desember 2012

Tak Mampu


tak ada lagi yang bisa mengobati luka ini..
luka yang terlalu dalam kau tancapkan dalam hati ku..
luka yang kau goreskan..
merusak.. membunuhku secara perlahan..

dirimu.. 
yang terlalu sakit untuk ku kenang..
yang terlalu sayang untuk ku lepas..

dirimu..
yang terkadang membuatku buta akan dunia..
yang mencampakkan ku dalam kelamnya jurang kesedihan..

syair puisi tak lagi menghiburku..
lukisan awan tak lagi membuatku terkesima..

aku ingin berlalu..
tapi ku tak mampu..

Berdebu


diri ini bagaikan bangkai kumbang..
yang di buang dan di injak-injak..
seakan tak berharga sedikit pun..
yang terbiar dan terlupakan..
diri ini bagaikan bungan layu di pinggir jalan..
yang lusuh dan berdebu..
terlalu berharap agar di bawa pulang..
terlalu berharap mendapatkan vas bunga yang indah,,
yang entah kapan datangnya..
aku muak..!!
aku benci...!!
benci..!!
benci untuk mengingat betapa bodohnya aku..
yang terlalu berharap sebuah keajaiban..
yang entah kapan datangnya..
aku ingin pergi..
tapi ku tak mampu..
entah karena ku terlalu mencintaimu..???
aku yang berharap..
aku yang semakin berdebu..

Bertahan


harumnya melati abadi..
meski kuntum kuntumnya hilang tak berperi..

guratan sinar matahari masih membekas..
meski sang surya hampir tenggelam oleh waktu yang terus mengelupas..

ku pandang waktu yang terus bergulir..
walau dia selalu coba mematahkan asa yang telah di ukir...

ku coba hadapi ganasnya terjangan ombak samudra..
walau raga ini tak kuasa..

ku terus bertahan..
walau terlalu banyak mimpi yang tak terwujudkan..

ku coba bertahan..
walau cinta telah kehilangan warnanya..
dan rindu seolah terlupakan..

ku bertahan..
menempuh kerasnya kehidupan...